Adab Berjalan, Berpakaian, Makan dan Minum
✨ Mempelajari Tata Krama dalam Kehidupan Sehari-hari Menurut Islam
📋 Daftar Isi
Pentingnya Menjaga Adab Berjalan, Berpakaian, Makan dan Minum
Adab adalah tata krama atau sopan santun yang diajarkan dalam Islam untuk mengatur perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. Islam adalah agama yang sempurna, mengatur seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk hal-hal yang terlihat sederhana seperti cara berjalan, berpakaian, makan, dan minum.
Rasulullah ﷺ telah memberikan teladan sempurna dalam setiap aspek kehidupan. Dengan mengikuti adab-adab yang diajarkan, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebersihan, tetapi juga mendapatkan pahala karena setiap perbuatan menjadi bernilai ibadah.
Alasan Menjaga Adab
- • Bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya
- • Menjaga kesehatan jasmani dan rohani
- • Mencerminkan akhlak mulia seorang Muslim
- • Mendatangkan keberkahan dalam hidup
Tujuan Pembelajaran
- 1. Memahami adab berjalan, berpakaian, makan & minum
- 2. Menghafal dalil-dalil terkait adab tersebut
- 3. Mengamalkan adab dalam kehidupan sehari-hari
- 4. Memahami hikmah di balik setiap adab
Adab Berjalan Menurut Islam
Adab berjalan adalah tata cara atau etika dalam berjalan yang sesuai dengan ajaran Islam. Islam mengajarkan bahwa berjalan bukan sekadar aktivitas fisik untuk berpindah tempat, melainkan juga merupakan bentuk ibadah yang bisa mendatangkan pahala jika dilakukan dengan benar.
🚶 Prinsip Utama Berjalan dalam Islam:
Dalil Al-Qur'an
وَعِبَادُ الرَّحْمٰنِ الَّذِيْنَ يَمْشُوْنَ عَلَى الْاَرْضِ هَوْنًا وَّاِذَا خَاطَبَهُمُ الْجٰهِلُوْنَ قَالُوْا سَلٰمًا
"Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu ialah orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan salam."
📍 QS. Al-Furqan [25]: 63
وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًا ۖ اِنَّكَ لَنْ ��َخْرِقَ الْ��َرْضَ وَلَنْ تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُوْلًا
"Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung."
📍 QS. Al-Isra' [17]: 37
Dalil Hadits
إِذَا مَشَى أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَلَا يُشَبِّكَنَّ بَيْنَ أَصَابِعِهِ فَإِنَّهُ فِي صَلَاةٍ
"Apabila salah seorang di antara kalian berjalan menuju shalat, maka janganlah ia menjalin jari-jarinya karena sesungguhnya ia sedang dalam keadaan shalat."
📍 HR. Abu Dawud
✨ Contoh Adab Berjalan yang Benar:
Berjalan dengan tenang dan tidak terburu-buru
Terutama saat menuju masjid atau tempat ibadah
Mendahulukan kaki kanan saat masuk tempat mulia
Seperti masjid, rumah, dan ruang kelas
Mendahulukan kaki kiri saat keluar atau masuk kamar mandi
Ini adalah sunnah Rasulullah ﷺ
Membaca doa keluar rumah
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Menyapa dengan salam saat berpapasan
Mengucapkan "Assalamu'alaikum" kepada sesama Muslim
❌ Yang Harus Dihindari:
- • Berjalan dengan sombong dan angkuh
- • Menyeret sandal atau sepatu saat berjalan
- • Berjalan terlalu cepat tanpa keperluan
- • Memandang ke kiri-kanan tanpa tujuan
Adab Berpakaian Menurut Islam
Adab berpakaian adalah tata cara berbusana yang sesuai dengan syariat Islam. Pakaian dalam Islam bukan sekadar penutup tubuh, melainkan juga cerminan dari keimanan dan akhlak seseorang.
👔 Fungsi Pakaian dalam Islam:
- 1. Menutup Aurat - Fungsi utama pakaian
- 2. Perhiasan - Memperindah penampilan
- 3. Pelindung - Dari panas dan dingin
- 4. Identitas - Menunjukkan jati diri Muslim
⚖️ Syarat Pakaian Muslimah:
- • Menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan
- • Tidak ketat atau membentuk lekuk tubuh
- • Tidak transparan atau tipis
- • Tidak menyerupai pakaian lawan jenis
Dalil Al-Qur'an
يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْاٰتِكُمْ وَرِيْشًا ۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ۙ ذٰلِكَ خَيْرٌ
"Wahai anak cucu Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Tetapi pakaian takwa itulah yang paling baik."
📍 QS. Al-A'raf [7]: 26
وَقُلْ لِّلْمُؤْمِنٰتِ يَغْضُضْنَ مِنْ اَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوْجَهُنَّ وَلَا يُبْدِيْنَ زِيْنَتَهُنَّ اِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلٰى جُيُوْبِهِنَّ
"Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, serta tidak menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) terlihat daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya."
📍 QS. An-Nur [24]: 31
يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّ ۚ ذٰلِكَ اَدْنٰى اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ
"Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan perempuan-perempuan dari kaum mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu lebih mudah supaya mereka dikenal, karena itu mereka tidak diganggu."
📍 QS. Al-Ahzab [33]: 59
وَالْقَوَاعِدُ مِنَ النِّسَآءِ الَّتِيْ لَا يَرْجُوْنَ نِكَاحًا فَلَيْسَ عَلَيْهِنَّ جُنَاحٌ اَنْ يَّضَعْنَ ثِيَابَهُنَّ غَيْرَ مُتَبَرِّجٰتٍ بِزِيْنَةٍ
"Dan perempuan-perempuan tua yang telah melewati masa menstruasi, tiada dosa atas mereka jika mereka menanggalkan pakaian luar mereka, dengan tidak memperlihatkan perhiasan tubuh mereka."
📍 QS. An-Nur [24]: 60
Dalil Hadits tentang Hijab
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّهَا سَأَلَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: هَلْ تَنْظُرُ إِحْدَانَا إِلَى فَرْجِ الأَخْر��ى؟ قَالَ: لَا
"Dari Ummu Salamah: Dia bertanya kepada Nabi ﷺ 'Dapatkah salah satu di antara kami melihat aurat wanita lain?' Nabi menjawab 'Tidak.'"
📍 HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَ��ْهَا قَالَتْ: يَرْحَمُ اللَّهُ نِسَاءَ الْمُهَاجِرَاتِ الأُوَل إِذْ أَنْزَلَ اللَّهُ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ شَقَقْنَ مِرْطَهُنَّ فَاخْتَمَرْنَ بِهَا
"Dari 'Aisyah: 'Semoga Allah merahmati wanita-wanita Muhajirin yang terdahulu, ketika Allah menurunkan ayat tentang menutupkan kerudung, mereka segera menyobek kain mereka dan menjadikannya kerudung.'"
📍 HR. Abu Dawud
كُنَ�� يُؤْمِنَّ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ
"Para istri Nabi ﷺ segera mematuhi perintah hijab dan tidak ada keraguan dalam hati mereka tentang keharusan menutupi aurat mereka."
📍 Pentradisian dari Sirat Ibnu Hisyam
Dalil Hadits tentang Pakaian
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَبِسَ ثَوْبًا بَدَأَ بِمَيَامِنِهِ
"Nabi ﷺ apabila memakai pakaian, beliau memulai dari sebelah kanannya."
📍 HR. Bukhari dan Muslim
إِذَا لَبِسَ أَحَدُكُمْ ثَوْبًا فَلْيَقُلْ: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْ��ٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ
"Apabila salah seorang di antara kalian memakai pakaian, hendaklah mengucapkan: 'Segala puji bagi Allah yang telah memberiku pakaian ini dan memberi rezeki kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku.'"
📍 HR. Abu Dawud dan Tirmidzi
Penjelasan Hijab dalam Islam
📌 Pengertian Hijab
Hijab adalah istilah yang merujuk pada pakaian menutupi yang dikenakan oleh perempuan Muslim untuk menjaga kesopanan dan menutup aurat. Dalam bahasa Arab, "khimar" berarti kerudung atau kain penutup kepala yang harus menutupi sampai ke dada.
📌 Bagian yang Harus Ditutup
- Kepala dan rambut secara keseluruhan
- Leher dan dada (khususnya sampai ke dada)
- Lengan hingga pergelangan tangan
- Seluruh tubuh (aurat perempuan)
- Kaki hingga pergelangan kaki
📌 Syarat Hijab yang Sempurna
- Menutupi seluruh badan kecuali wajah dan telapak tangan
- Tidak ketat atau membentuk lekuk tubuh (loose fitting)
- Tidak transparan atau bisa ditembus pandangan
- Tidak bergambar atau motif makhluk bernyawa
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki
- Tidak menyerupai pakaian orang yang ingkar (non-Muslim)
- Berwarna santai dan tidak mengundang perhatian
📌 Hikmah dan Manfaat Berhijab
- Spiritual: Menjaga kehormatan dan martabat perempuan Muslim
- Perlindungan: Melindungi dari gangguan dan pelecehan
- Identitas: Menunjukkan identitas sebagai Muslim taat
- Ibadah: Melatih pengendalian diri dan kesabaran
- Ridha Allah: Mendapatkan perlindungan dan penjagaan dari Allah
📌 Jenis-jenis Hijab
- Jilbab: Pakaian panjang menutupi seluruh tubuh
- Kerudung/Khimar: Penutup kepala hingga dada
- Abaya: Jubah panjang (dikenakan di atas pakaian)
- Niqab: Penutup wajah (opsional, bukan kewajiban)
📌 Orang-Orang yang Boleh Melihat Aurat Perempuan
Berdasarkan firman Allah dalam QS. An-Nur [24]: 31
- Suami: Boleh melihat seluruh tubuh istri sepenuhnya
- Ayah & Ibu: Baik ayah kandung maupun ibu kandung
- Ayah dari suami & Ibu dari suami: Mertua perempuan dan laki-laki
- Putra-putra: Semua anak laki-laki sendiri
- Putra-putra dari suami: Anak tiri dari suami
- Saudara laki-laki kandung dan tiri: Abang dan adik laki-laki
- Putra-putra dari saudara: Keponakan laki-laki dari saudara
- Perempuan sebangsanya (muslimah): Sesama perempuan Muslim
- Hamba-hamba: Budak/pembantu perempuan
- Orang-orang laki-laki yang tidak memiliki syahwat: Orang yang tidak tertarik pada perempuan (seperti orang tua atau orang yang cacat)
- Anak-anak yang belum mengerti: Anak kecil yang belum mengerti tentang aurat
💡 Catatan: Selain orang-orang di atas, aurat perempuan harus tetap tertutup. Perempuan juga harus menutupi aurat di depan laki-laki ajnabi (laki-laki yang bukan mahram).
✨ Contoh Adab Berpakaian yang Benar:
Memulai memakai pakaian dari sebelah kanan
Memasukkan tangan kanan terlebih dahulu, kemudian kaki kanan
Membaca doa saat memakai pakaian baru
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ
Memakai pakaian yang bersih dan rapi
Islam mengajarkan kebersihan sebagian dari iman (An-Nazafah min Al-Iman)
Berpakaian sesuai syariat (menutup aurat)
Pakaian longgar, tidak ketat, dan tidak transparan untuk muslimah
Menggunakan hijab saat keluar rumah (untuk muslimah)
Mengenakan kerudung yang menutup rambut, leher, dan dada
Memakai pakaian putih saat ibadah
Rasulullah ﷺ menyukai dan merekomendasikan warna putih untuk pakaian
❌ Yang Harus Dihindari:
- • Berpakaian yang memperlihatkan aurat
- • Memakai pakaian yang ketat atau transparan
- • Tidak memakai hijab saat keluar rumah (untuk muslimah)
- • Menyerupai pakaian lawan jenis
- • Berpakaian dengan tujuan kesombongan (isbal)
- • Memakai pakaian yang bergambar makhluk bernyawa saat shalat
Adab Makan dan Minum Menurut Islam
Adab makan dan minum adalah tata cara atau etika dalam mengonsumsi makanan dan minuman yang sesuai dengan ajaran Islam. Islam mengajarkan bahwa makan dan minum bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan fisik, melainkan juga merupakan bentuk ibadah.
Sebelum Makan
- • Mencuci tangan
- • Membaca Basmalah
- • Berniat untuk ibadah
Saat Makan
- • Gunakan tangan kanan
- • Makan yang terdekat
- • Tidak berlebihan
Setelah Makan
- • Membaca Hamdalah
- • Berdoa
- • Mencuci tangan
Dalil Al-Qur'an
وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا ۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
"Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan."
📍 QS. Al-A'raf [7]: 31
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُلُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا رَزَقْنٰكُمْ وَاشْكُرُوْا لِلّٰهِ اِنْ كُنْتُمْ اِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ
"Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."
📍 QS. Al-Baqarah [2]: 172
Dalil Hadits
يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
"Wahai anak muda, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah apa yang ada di dekatmu."
📍 HR. Bukhari dan Muslim
لَا تَشْرَبُوا وَاحِدًا كَشُرْبِ الْبَ��ِيرِ وَلَكِنِ اشْرَبُوا مَثْنَى وَثُلَاثَ
"Janganlah kalian minum sekali teguk seperti minumnya unta, tetapi minumlah dua kali atau tiga kali."
📍 HR. Tirmidzi
مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ
"Tidaklah anak Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya."
📍 HR. Tirmidzi
✨ Contoh Adab Makan dan Minum yang Benar:
Membaca Basmalah sebelum makan
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Makan dan minum dengan tangan kanan
Tangan kiri digunakan untuk kegiatan bersuci dalam Islam
Makan sambil duduk
Tidak makan atau minum sambil berdiri
Minum dengan tiga tegukan
Bernafas di luar wadah minum, bukan di dalamnya
Membaca doa setelah makan
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ
Tidak menyisakan makanan
Menghabiskan makanan dan menjilat jari setelah makan
❌ Yang Harus Dihindari:
- • Makan dan minum dengan tangan kiri
- • Makan dan minum sambil berdiri
- • Berlebihan dalam makan (mubazir)
- • Bernafas atau meniup ke dalam wadah minum
- • Mencela atau mengejek makanan
- • Membuang makanan dengan sembarangan
Hikmah Beradab dalam Berjalan, Berpakaian, Makan dan Minum
Hikmah Spiritual
- 1. Mendapatkan keberkahan dan ridha Allah SWT
- 2. Meneladani akhlak Rasulullah ﷺ
- 3. Mengubah aktivitas sehari-hari menjadi ibadah
- 4. Melatih jiwa untuk selalu ingat kepada Allah
Hikmah Kesehatan
- 1. Menjaga kesehatan pencernaan dengan tidak berlebihan
- 2. Postur tubuh yang baik saat berjalan dengan tenang
- 3. Minum dengan tiga tegukan baik untuk lambung
- 4. Pakaian yang menutup aurat melindungi dari sinar UV
Hikmah Sosial
- 1. Membangun citra positif sebagai Muslim
- 2. Menghormati orang lain dengan perilaku sopan
- 3. Menjadi teladan bagi lingkungan sekitar
- 4. Mempererat ukhuwah Islamiyah
Hikmah Psikologis
- 1. Melatih kesabaran dan pengendalian diri
- 2. Menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Allah
- 3. Meningkatkan kepercayaan diri yang positif
- 4. Menciptakan ketenangan jiwa
Refleksi Diri
Setelah mempelajari materi ini, renungkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut dan jawablah dengan jujur dalam hati:
Refleksi 1
Apakah saya sudah membiasakan diri membaca doa sebelum dan sesudah makan?
Refleksi 2
Bagaimana cara berpakaian saya? Apakah sudah sesuai dengan syariat Islam terutama dalam hal menutup aurat dan mengenakan hijab?
Refleksi 3
Apakah saya berjalan dengan rendah hati atau terkadang masih sombong?
Refleksi 4
Apa yang akan saya ubah mulai hari ini untuk memperbaiki adab saya dalam hal pakaian, terutama mengenakan hijab dan menutup aurat?
Rangkuman Materi
Adab Berjalan: Islam mengajarkan untuk berjalan dengan tenang, rendah hati (tawadhu), tidak sombong, mendahulukan kaki kanan saat masuk tempat mulia, dan membaca doa keluar rumah.
Adab Berpakaian: Pakaian harus menutup aurat, tidak ketat, tidak transparan, tidak menyerupai lawan jenis. Untuk muslimah, kewajiban mengenakan hijab yang menutup rambut, leher, dan dada sangat penting.
Adab Makan & Minum: Membaca Basmalah, menggunakan tangan kanan, duduk saat makan/minum, tidak berlebihan, minum tiga tegukan, dan membaca doa setelah makan.
Hikmah: Menjaga adab mendatangkan keberkahan, menjaga kesehatan, membangun citra positif, dan menjadikan aktivitas sehari-hari bernilai ibadah.
🌟 "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya" 🌟
Kegiatan Peserta Didik
Bentuk kelompok 4-5 orang dan diskusikan topik berikut:
- • Mengapa Islam sangat memperhatikan adab dalam hal-hal sederhana?
- • Bagaimana cara mengajak teman yang belum menerapkan adab Islam, khususnya tentang hijab?
Praktikkan hal-hal berikut dan catat pengalamanmu:
- ✓ Membaca doa sebelum dan sesudah makan selama seminggu
- ✓ Memperhatikan cara berjalan dan berpakaian sesuai sunnah
- ✓ Menghindari makan dan minum sambil berdiri
- ✓ Untuk muslimah: mengenakan hijab dengan sempurna setiap hari
Hafalkan doa-doa berikut dengan lancar:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
Doa sebelum makan
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِينَ
Doa setelah makan
بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Doa keluar rumah
Tugas (Proyek, Produk, Portofolio)
Tugas Proyek
Tema: "Kampanye Adab Islami di Lingkungan Sekolah"
- 1. Buatlah poster digital tentang adab berjalan, berpakaian (termasuk hijab), atau makan/minum
- 2. Sertakan dalil Al-Qur'an atau Hadits yang relevan
- 3. Presentasikan di depan kelas selama 5-7 menit
- 4. Tempel poster di madding sekolah atau share di media sosial
Tugas Produk
Tema: "Kartu Doa dan Adab Harian"
- 1. Buatlah kartu/stiker berukuran 10x15 cm
- 2. Tuliskan doa sebelum/sesudah makan, keluar rumah, dan memakai pakaian
- 3. Tambahkan tips tentang hijab dan adab berpakaian yang benar
- 4. Hias dengan kaligrafi dan ilustrasi menarik, kemudian laminating
Tugas Portofolio
Tema: "Jurnal Amaliah Adab Harian"
- 1. Buat jurnal pribadi selama 2 minggu
- 2. Catat setiap adab yang berhasil dilakukan (berjalan, berpakaian, makan)
- 3. Khusus untuk muslimah: catat pengalaman mengenakan hijab dengan sempurna
- 4. Tulis tantangan, solusi, dan refleksi perubahan yang dirasakan
📝 Contoh Format Jurnal:
Hari/Tanggal: ..................
Adab yang dilakukan:
☐ Membaca doa sebelum makan
☐ Makan dengan tangan kanan
☐ Berpakaian rapi dan menutup aurat
☐ Mengenakan hijab dengan sempurna (untuk muslimah)
☐ Berjalan dengan tenang dan rendah hati
Tantangan hari ini: ..................
Refleksi: ..................
Rubrik Penilaian
| Aspek | Sangat Baik (90-100) | Baik (80-89) | Cukup (70-79) |
|---|---|---|---|
| Kelengkapan | Semua komponen lengkap | Sebagian besar lengkap | Kurang lengkap |
| Kreativitas | Sangat kreatif & orisinal | Cukup kreatif | Kurang kreatif |
| Ketepatan Waktu | Tepat waktu | Terlambat 1-2 hari | Terlambat >2 hari |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar